14 Bulan Membangun Fondasi Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean – Catatan Dekan

Bismillahirrahmanirrahim.

Sejak amanah sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean kami emban pada 17 Februari 2025 sesuai SK Rektor No. INHAFI/F.083/II/2025, kami menyadari bahwa perjalanan membangun fakultas bukanlah pekerjaan yang selesai dalam semalam. Fakultas Tarbiyah adalah rumah besar akademik yang harus terus bertumbuh, beradaptasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.

Dalam 14 bulan perjalanan ini, kami berupaya membangun fondasi yang kuat untuk mewujudkan Fakultas Tarbiyah yang unggul, kompetitif, berjiwa edupreneur, dan berkarakter pesantren sebagaimana visi besar fakultas yang selaras dengan visi besar institusi. 

Transformasi kelembagaan dari STAI Hasan Jufri menjadi Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean menjadi momentum penting bagi lahirnya Fakultas Tarbiyah sebagai salah satu fakultas utama yang menaungi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). 

Selama 14 bulan ini, fokus utama kami bukan hanya menjalankan administrasi akademik, tetapi membangun budaya mutu, budaya kolaborasi, dan budaya produktivitas akademik. Kami berupaya memastikan bahwa fakultas tidak hanya hidup di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan aktif membangun jejaring yang lebih luas.

Salah satu langkah penting yang kami lakukan adalah memperkuat tata kelola dan arah pengembangan fakultas melalui berbagai rapat kerja dan penyusunan program strategis. Fakultas Tarbiyah juga mulai melakukan transformasi menuju kampus yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital dan tantangan global dengan mengembangkan kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education).

Dalam bidang akademik, kami mendorong dosen untuk terus produktif menghasilkan karya tulis ilmiah serta mempublikasikannya. Alhamdulillah, dosen-dosen Fakultas Tarbiyah berhasil menerbitkan berbagai book chapter dan buku ajar ber-ISBN sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literatur pendidikan Islam. Bahkan, tujuh dosen Program Studi MPI dan 3 Dosen Prodi PGMI berhasil menerbitkan buku ajar dalam waktu yang hampir bersamaan, dan 2 Dosen Fakultas Tarbiyah telah menerbitkan artikel di jurnal Internasional bereputasi Scopus.

Di samping itu, kami juga terus mendorong peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi merupakan salah satu indikator berkembangnya budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Karena itu, berbagai upaya pembinaan, pendampingan, serta penguatan kompetensi terus dilakukan agar mahasiswa dan dosen Fakultas Tarbiyah mampu tampil lebih aktif, kompetitif, dan produktif di berbagai ajang ilmiah, penelitian, pengabdian, maupun kegiatan pengembangan diri lainnya.

Kami percaya bahwa kampus yang baik adalah kampus yang melahirkan karya. Karena itu, budaya menulis, penelitian, publikasi ilmiah, dan penguatan sitasi akademik terus kami dorong agar menjadi tradisi intelektual di lingkungan Fakultas Tarbiyah.

Selain penguatan akademik internal, kami juga aktif membangun jejaring kelembagaan melalui kegiatan benchmarking dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Sunan Drajat Lamongan, Universitas Islam Raden Rahmat Malang, hingga STAIMA Al-Hikam Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat mutu kelembagaan Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean.

Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen-dosen Fakultas Tarbiyah juga aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Mulai dari workshop pendidikan karakter, sosialisasi stop bullying di sekolah, hingga pengabdian internasional bertema moderasi beragama di Malaysia.

Kami meyakini bahwa perguruan tinggi tidak boleh jauh dari masyarakat. Kampus harus menjadi pusat solusi, pusat pemberdayaan, dan pusat penyebaran nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.

Selain itu, kami juga terus mendorong seluruh unsur pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni untuk bersama-sama membangun citra positif kampus serta aktif berpartisipasi dalam mempromosikan penerimaan mahasiswa baru. Upaya ini penting dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam memperkenalkan kualitas, potensi, dan keunggulan Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean kepada masyarakat luas. Kami meyakini bahwa kemajuan institusi hanya dapat dicapai melalui sinergi dan keterlibatan seluruh civitas akademika.

Perjalanan ini tentu belum sempurna. Masih banyak kekurangan, tantangan, dan pekerjaan besar yang harus kami selesaikan bersama. Namun kami percaya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara istiqamah.

Karena itu, kami terus mengajak seluruh civitas akademika untuk bergerak bersama membangun Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean menjadi fakultas yang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional bahkan internasional.

Akhirnya, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pimpinan INHAFI Bawean; Rektor & Para Wakil Rektor, Semua Kaprodi di Lingkungan Fakultas Tarbiyah, Para Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, Alumni, Mitra, dan seluruh Masyarakat yang telah mendukung perjalanan Fakultas Tarbiyah selama ini.

Semoga setiap langkah kecil yang kita lakukan menjadi amal baik, membawa keberkahan, dan menjadi bagian dari ikhtiar besar mencerdaskan umat dan membangun peradaban pendidikan Islam yang lebih maju.

Wallahu a‘lam bish-shawab.

Muwafiqus Shobri, M.Pd.I

Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Hasan Jufri Bawean

Bagikan Informasi Ini: