FAKTAINHAFI – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Dusun Dedawang, Desa Telukjatidawang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Tarbiyah Green Movement” yang diinisiasi sebagai dukungan Fakultas Tarbiyah terhadap agenda global Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan antara mahasiswa, dosen, masyarakat, tokoh dusun, serta pemuda setempat. Berbagai jenis tanaman obat keluarga seperti jahe, kunyit, serai, temulawak, daun sirih, dan lengkuas ditanam bersama di sejumlah titik yang telah dipersiapkan. Selain bertujuan menghijaukan lingkungan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif kesehatan keluarga yang alami dan berkelanjutan.
Suasana semangat dan penuh gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Mahasiswa hadir tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai agen edukasi sosial yang membawa semangat perubahan dan kepedulian lingkungan kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran ekologis dan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Ketua Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean, Aisyah Dana Luwihta, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman TOGA merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
“Program Tarbiyah Green Movement ini menjadi media pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi yang bermanfaat. Penanaman TOGA bukan hanya tentang menanam tumbuhan, tetapi juga menanam kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi untuk terus membangun budaya hijau dan hidup sehat secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean, Muwafiqus Shobri memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus menjadi generasi yang aktif, inovatif, dan solutif dalam menjawab tantangan zaman melalui kegiatan pengabdian yang berdampak nyata.
“Mahasiswa harus mampu menjadi pelopor perubahan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi masa depan. Fakultas Tarbiyah akan terus mendukung gerakan-gerakan positif seperti ini sebagai bagian dari kontribusi pendidikan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan membangun peradaban yang lebih baik,” tuturnya penuh semangat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan langsung dari Pak Patsun selaku pendamping Mahasiswa yang turut memberikan arahan dan motivasi selama pelaksanaan program berlangsung. Kehadiran beliau semakin memperkuat semangat mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Melalui program Tarbiyah Green Movement ini, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada keberlanjutan. Sinergi antara kampus dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan gerakan bersama dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kesehatan keluarga, serta membangun masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berdaya.








