Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean memiliki peran strategis dalam menyiwai visi institut sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman yang unggul, kompetitif, berjiwa entrepreneurship, dan berkarakter pesantren. Sebagai fakultas yang menghasilkan guru, tenaga kependidikan, pemimpin pendidikan, dan agen perubahan sosial keagamaan, Fakultas Tarbiyah dituntut mampu merespons berbagai tantangan abad ke-21, antara lain revolusi teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), globalisasi pendidikan, disrupsi dunia kerja, serta perubahan karakteristik generasi peserta didik.
Saat ini Fakultas Tarbiyah memiliki modal sosial, historis, dan kultural yang kuat berupa kepercayaan masyarakat, jejaring pesantren, dukungan alumni, serta posisi strategis sebagai pusat pendidikan Islam di Pulau Bawean. Namun demikian, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas riset, internasionalisasi, inovasi pembelajaran, kemandirian ekonomi fakultas, dan daya saing lulusan.
Policy paper ini menawarkan arah transformasi Fakultas Tarbiyah menuju tahun 2045 melalui lima agenda strategis:
-
Transformasi Tata Kelola dan Kepemimpinan Fakultas.
-
Penguatan Academic Excellence dan World Class Faculty.
-
Pengembangan Edupreneurship Ecosystem.
-
Penguatan Karakter Pesantren dan Moderasi Beragama.
-
Internasionalisasi dan Digital Transformation.
Kelima agenda tersebut diharapkan mampu mewujudkan Fakultas Tarbiyah sebagai pusat unggulan pendidikan Islam kepulauan yang berdaya saing nasional dan internasional pada tahun 2045.
I. LATAR BELAKANG
Pendidikan tinggi Islam memasuki era kompetisi global yang ditandai oleh perubahan paradigma pembelajaran, percepatan perkembangan teknologi informasi, tuntutan inovasi, dan kebutuhan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan.
Dalam konteks tersebut, Fakultas Tarbiyah tidak lagi cukup berfungsi sebagai lembaga pencetak guru semata, tetapi harus menjadi pusat pengembangan ilmu pendidikan Islam, inkubator kepemimpinan pendidikan, laboratorium inovasi pembelajaran, dan penggerak pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan.
Sebagai fakultas tertua dan terbesar di lingkungan INHAFI Bawean, Fakultas Tarbiyah memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pencapaian visi institusi tahun 2045. Oleh karena itu diperlukan transformasi kebijakan yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
II. ANALISIS SITUASI STRATEGIS
A. Tantangan Internal
1. Sumber Daya Manusia
-
Jumlah dosen berkualifikasi doktor masih perlu ditingkatkan.
-
Jabatan akademik lektor kepala dan guru besar masih terbatas.
-
Kapasitas penelitian dan publikasi internasional perlu diperkuat.
2. Tata Kelola Akademik
-
Implementasi Outcome-Based Education (OBE) perlu diperkuat.
-
Integrasi teknologi digital dan AI dalam pembelajaran masih berkembang.
-
Sistem penjaminan mutu perlu diarahkan menuju standar unggul.
3. Pendanaan Fakultas
-
Ketergantungan terhadap sumber pendanaan konvensional masih tinggi.
-
Unit usaha akademik produktif belum berkembang optimal.
4. Daya Saing Lulusan
-
Kompetensi kewirausahaan pendidikan masih perlu diperkuat.
-
Kemampuan digital dan global competence lulusan perlu ditingkatkan.
B. Peluang Strategis
1. Bonus Demografi Indonesia
Kebutuhan tenaga pendidik profesional dan inovatif akan terus meningkat.
2. Transformasi Digital Pendidikan
Perkembangan teknologi membuka peluang pengembangan pembelajaran berbasis digital dan Artificial Intelligence.
3. Jejaring Pesantren dan Alumni
Bawean memiliki ekosistem pesantren yang kuat yang dapat menjadi basis pengembangan pendidikan Islam.
4. Diaspora Bawean
Masyarakat Bawean yang tersebar di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan negara lainnya dapat menjadi mitra strategis internasionalisasi fakultas.
III. VISI TRANSFORMASI 2045
“Menjadi Fakultas Tarbiyah yang Unggul, Kompetitif, Edupreneurship, dan Berkarakter Pesantren sebagai Pusat Pengembangan Pendidikan Islam Kepulauan Berdaya Saing Nasional dan Internasional Tahun 2045.”
IV. AGENDA KEBIJAKAN STRATEGIS
AGENDA 1
TRANSFORMASI TATA KELOLA DAN KEPEMIMPINAN FAKULTAS
Tujuan
Mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berbasis teknologi.
Program Strategis
-
Digital Faculty Management System.
-
Sistem Penjaminan Mutu Terintegrasi.
-
Good Faculty Governance.
-
Penguatan budaya kerja berbasis kinerja.
Target 2045
-
Akreditasi Unggul seluruh program studi.
-
Tata kelola berbasis digital 100%.
-
Kepuasan stakeholder di atas 90%.
AGENDA 2
ACADEMIC EXCELLENCE DAN WORLD CLASS FACULTY
Tujuan
Meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan inovasi pendidikan.
Program Strategis
-
Program 100% Dosen Doktor.
-
Percepatan Guru Besar.
-
Research Grant Fakultas.
-
Publikasi Internasional Bereputasi.
-
Visiting Professor Program.
Target 2045
-
80% dosen bergelar doktor.
-
Minimal 5 guru besar.
-
100 publikasi nasional setiap tahun.
-
25 publikasi internasional bereputasi setiap tahun.
AGENDA 3
PENGEMBANGAN EDUPRENEURSHIP ECOSYSTEM
Tujuan
Menciptakan lulusan yang mampu menjadi pencipta lapangan kerja di bidang pendidikan.
Program Strategis
Edupreneurship Center
-
Pelatihan bisnis pendidikan.
-
Konsultan pendidikan.
-
Pelatihan guru profesional.
-
Digital learning production.
Inkubator Bisnis Mahasiswa
-
Start-up pendidikan.
-
Kursus online.
-
Media pembelajaran digital.
-
Creative education content.
Target 2045
-
Seluruh mahasiswa mengikuti program edupreneurship.
-
Terbentuk minimal 50 usaha rintisan pendidikan.
-
Fakultas memiliki unit usaha produktif yang mandiri.
AGENDA 4
PENGUATAN KARAKTER PESANTREN DAN MODERASI BERAGAMA
Tujuan
Menjadikan nilai-nilai pesantren sebagai fondasi budaya akademik.
Program Strategis
-
Pesantren Academic Culture.
-
Penguatan Akhlakul Karimah.
-
Moderasi Beragama.
-
Leadership Camp Mahasiswa.
-
Pengabdian Masyarakat Berbasis Pesantren.
Target 2045
-
Seluruh mahasiswa mengikuti program pembinaan karakter.
-
Terbentuk budaya akademik yang religius dan moderat.
-
Fakultas menjadi rujukan pendidikan Islam berbasis pesantren.
AGENDA 5
INTERNASIONALISASI DAN DIGITAL TRANSFORMATION
Tujuan
Meningkatkan reputasi dan jejaring internasional fakultas.
Program Strategis
-
International Partnership.
-
Student Mobility Program.
-
Joint Research.
-
Joint Publication.
-
International Conference.
-
Artificial Intelligence for Education Program.
Target 2045
-
Kerja sama aktif dengan minimal 20 institusi luar negeri.
-
10% mahasiswa mengikuti program internasional.
-
Seluruh layanan akademik berbasis digital.
V. ROADMAP TRANSFORMASI 2025–2045
FASE I (2025–2030)
Foundation Building
Fokus:
-
Penguatan tata kelola.
-
Digitalisasi layanan.
-
Pengembangan SDM.
-
Akreditasi unggul.
FASE II (2031–2035)
Acceleration Stage
Fokus:
-
Penguatan penelitian.
-
Edupreneurship ecosystem.
-
Kerjasama nasional dan internasional.
FASE III (2036–2040)
Expansion Stage
Fokus:
-
Pengembangan pusat unggulan.
-
Internasionalisasi fakultas.
-
Penguatan reputasi akademik.
FASE IV (2041–2045)
World-Class Faculty Stage
Fokus:
-
Menjadi rujukan pendidikan Islam kepulauan.
-
Fakultas berdaya saing internasional.
-
Pusat pengembangan edupreneurship pendidikan Islam.
VI. PENUTUP
Transformasi Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean menuju tahun 2045 merupakan kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan. Melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas akademik, pengembangan edupreneurship, internalisasi nilai-nilai pesantren, serta internasionalisasi kelembagaan, Fakultas Tarbiyah diharapkan mampu menjadi pusat unggulan pendidikan Islam yang tidak hanya menghasilkan lulusan profesional, tetapi juga pemimpin pendidikan, inovator, peneliti, dan entrepreneur yang berakhlakul karimah.
Transformasi ini membutuhkan komitmen bersama seluruh sivitas akademika, alumni, pesantren, masyarakat, pemerintah, dan mitra strategis guna mewujudkan Fakultas Tarbiyah yang unggul, kompetitif, edupreneurship, dan berkarakter pesantren pada tahun 2045.








