Tujuh Dosen INHAFI Bawean Kantongi Sertifikat Pendidik Profesional, Rektor Hadir Tandatangani Pakta Integritas
- Selasa, 18 Agustus 2026
- Kegiatan Dosen News FAKTA
- Cetak

FAKTAINHAFI – Kabar membanggakan kembali datang dari Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean (INHAFI). Sebanyak tujuh dosen INHAFI Bawean resmi menerima Sertifikat Pendidik Profesional (Serdos) Angkatan Tahun 2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Penyerahan sertifikat berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, pada 17–18 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi INHAFI Bawean dalam memperkuat profesionalitas dosen sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia akademik di lingkungan perguruan tinggi kepulauan.
Tidak hanya menerima sertifikat, para dosen yang dinyatakan lulus Serdos juga mengikuti proses penandatanganan Pakta Integritas Dosen Sertifikasi Lulus Tahun 2025 sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah profesional secara bertanggung jawab dan berintegritas.
Momentum tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Rektor INHAFI Bawean, H. Abdul Halim, Lc., M.HI., yang turut hadir secara langsung dalam rangkaian kegiatan sekaligus menandatangani Pakta Integritas Dosen Sertifikasi Lulus Tahun 2025.
Kehadiran Rektor menjadi bentuk dukungan nyata pimpinan INHAFI terhadap peningkatan profesionalitas dan integritas dosen. Sertifikasi pendidik tidak hanya dipandang sebagai pencapaian individual, tetapi juga sebagai bagian dari strategi institusi dalam membangun budaya akademik yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Tujuh dosen INHAFI yang berhasil memperoleh Sertifikat Pendidik Profesional berasal dari dua fakultas.
Dari Fakultas Tarbiyah, tiga dosen yang berhasil meraih sertifikasi adalah Moh. Nasir, M.Pd., Salam, M.Pd., dan Defi Dachlian Nurdiana, M.Si.
Sementara itu, dari Fakultas Syariah dan Bisnis Islam (FASBI) terdapat empat dosen, yakni Masruha, M.H., M. Halilurrahman, M.H., Abdul Wahid, M.Ud., dan Izzatun Maghfirah, M.E.
Capaian tersebut menjadi bukti semakin kuatnya kualitas sumber daya dosen INHAFI Bawean. Sertifikat Pendidik Profesional sekaligus menjadi pengakuan atas kompetensi dosen dalam menjalankan tugas pendidikan tinggi dan Tridharma Perguruan Tinggi.
Rektor Hadir, Tegaskan Komitmen Institusi
Kehadiran Rektor INHAFI Bawean, H. Abdul Halim, Lc., M.HI., dalam momentum tersebut memberikan pesan kuat bahwa peningkatan profesionalitas dosen merupakan perhatian penting institusi.
Penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol bahwa predikat sebagai dosen tersertifikasi harus berjalan beriringan dengan komitmen terhadap integritas, profesionalitas, tanggung jawab akademik, dan peningkatan mutu layanan pendidikan.
Dengan demikian, sertifikasi bukan sekadar pencapaian administratif maupun personal, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan institusi.
Dekan Fakultas Tarbiyah: Serdos Adalah Amanah
Dekan Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean, Muwafiqus Shobri, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tiga dosen Fakultas Tarbiyah yang berhasil memperoleh Sertifikat Pendidik Profesional.
Menurutnya, sertifikasi pendidik harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi dosen, bukan sekadar menjadi simbol pencapaian akademik.
“Sertifikasi pendidik adalah sebuah pengakuan profesional sekaligus amanah. Karena itu, capaian ini harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kontribusi akademik bagi kemajuan Fakultas Tarbiyah dan INHAFI Bawean,” ungkap Muwafiqus Shobri.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kompetensi dan produktivitas akademik.
“Kami ingin membangun budaya akademik yang tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi melahirkan karya, inovasi, dan kontribusi nyata. Dosen profesional harus mampu menjadi penggerak perubahan bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat,” tambahnya.
Dari Bawean untuk Pendidikan Tinggi Indonesia
Bertambahnya tujuh dosen tersertifikasi menjadi energi baru bagi INHAFI Bawean untuk terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi di wilayah kepulauan.
Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan sumber daya akademik yang profesional dan mampu memenuhi standar pendidikan tinggi nasional.
Bagi INHAFI Bawean, keberhasilan tersebut bukan sekadar angka. Di balik tujuh sertifikat yang diterima terdapat tujuh amanah baru, tujuh komitmen profesional, dan tujuh energi akademik untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi mahasiswa, masyarakat Bawean, dan kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.
Momentum penyerahan Sertifikat Pendidik Profesional dan penandatanganan Pakta Integritas ini pun menjadi pengingat bahwa semakin tinggi pengakuan profesional seorang dosen, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberikan pengabdian terbaik.
Selamat dan sukses kepada tujuh dosen INHAFI Bawean atas diraihnya Sertifikat Pendidik Profesional Angkatan Tahun 2025.
Semoga menjadi amanah, energi pengabdian, dan pijakan baru menuju dosen yang semakin profesional, berintegritas, produktif, inovatif, dan berdampak.
INHAFI Bawean — Berkualitas, Profesional, Berkemajuan, dan Berdampak.








