Beranda » Galeri » Pelantikan Pengurus DEMA FAKTA INHAFI Periode 2026-2027

Pelantikan Pengurus DEMA FAKTA INHAFI Periode 2026-2027

DEMA Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Organisasi Mahasiswa yang Progresif, Demokratis, dan Berintegritas

Bawean, 8 Juni 2026 – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean secara resmi melantik Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah Periode 2026–2027 dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 INHAFI Bawean, Senin (8/6/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan organisasi kemahasiswaan sekaligus peneguhan komitmen untuk menghadirkan organisasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan mahasiswa.

Mengusung tema “Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Progresif, Demokratis, dan Berintegritas,” kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan institut, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, serta mahasiswa Fakultas Tarbiyah.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Dr. Abdul Hafidz, Lc., M.E.I., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, yang secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus DEMA Fakultas Tarbiyah Periode 2026–2027. Kepengurusan baru dipimpin oleh Aisa Shinta Bilqis sebagai Ketua DEMA dan Aisyah Sekar Kirana sebagai Wakil Ketua DEMA.

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Hafidz menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas.

“Hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya di hadapan civitas akademika, tetapi juga di hadapan Allah SWT.”

Beliau menekankan bahwa seorang pengurus organisasi mahasiswa harus memaknai kepemimpinan sebagai bentuk pengabdian. Menurutnya, menjadi pengurus DEMA berarti siap menjadi pelayan mahasiswa, menghadirkan solusi atas berbagai persoalan, serta menjadi teladan dalam sikap, prestasi, dan etika.

Dalam arahannya, beliau menyampaikan tiga pesan utama yang harus menjadi pedoman seluruh pengurus DEMA.

Pertama, menjaga akhlak, karena ilmu tanpa akhlak akan kehilangan keberkahannya. Kedua, menjaga prestasi, sebab aktivis mahasiswa harus tetap menunjukkan keunggulan dalam bidang akademik. Ketiga, menjaga sinergi, dengan membangun komunikasi yang harmonis bersama pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, dan berbagai mitra kerja sama.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh pengurus untuk menjadi generasi mahasiswa yang mampu menghadirkan solusi, bukan menambah persoalan, serta menjadi agen perubahan yang santun, kreatif, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampus, masyarakat, dan bangsa.

“Semoga kepengurusan DEMA Fakultas Tarbiyah ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan global, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Selamat mengemban amanah. Bekerjalah dengan ikhlas, bergeraklah dengan cerdas, dan berkaryalah dengan tuntas,” pesannya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan apresiasi atas semangat kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa energi positif bagi pengembangan organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas. DEMA diharapkan menjadi mitra strategis fakultas dalam membangun budaya akademik, kepemimpinan, pengabdian, serta penguatan karakter mahasiswa.

Pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal lahirnya berbagai program kerja yang berpihak kepada mahasiswa, mendorong inovasi organisasi, memperkuat kolaborasi lintas lembaga, serta meningkatkan kontribusi mahasiswa dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru, Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses kepada seluruh Pengurus DEMA Fakultas Tarbiyah Periode 2026–2027.

Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian demi terwujudnya organisasi mahasiswa yang progresif, demokratis, serta mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

“Kepemimpinan bukanlah tentang kedudukan, melainkan tentang memberi manfaat, menginspirasi, dan menghadirkan perubahan menuju masa depan yang lebih baik.”

Bagikan Informasi Ini:
Bagikan Threads

Galeri Lainnya